RETORIKA
Seni
Berbicara dalam Konteks Organisai
Oleh
: Arif Syaifullah
•
Retorika artinya
seni berbicara atau keterampilan berbicara, yakni ilmu yang mempelajari cara
mengatur kata-kata supaya timbul kesan menarik bagi pihak lain
• Retorika selalu
disisipkan kata-kata atau pesan dengan kiasan agar kita bisa menyampaikan pesan
kepada seseorang
•
Retorika atau public speaking berasal dari bahasa
Yunani Rhetorica yang berarti seni
berbicara dengan orang lain, baik antar personal (satu kepada satu) dan
berkembang menjadi kegiatan komunikasi massa
• Tujuannya adalah
untuk mempengaruhi dan merayu publik dalam rangka
membentuk dan membina opini publik atau pendapat umum
•
Retorika sebagai
seni mengandung banyak unsur persuasif (membujuk) yang tinggi seperti
penggunaan suara, bahasa lisan yang indah, berirama dalam menyampaikan pesan
•
Merayu publik
adalah hal yang sangat penting dalam rangka mencapai tujuan-tujuan kita
terutama dalam hal membangun kesadaran dan kebenaran
•
Retorika dibagi
menjadi :
1)
Retorika Deliberitif
-
Retorika deliberitif
dirancang untuk mempengaruhi khalayak dalam kebijakan pemerintah
-
Pembicara difokuskan
pada keuntungan dan kerugian jika sebuah kebijakan diputuskan atau dilaksanakan
2)
Retorika Forensik
Retorika forensik
adalah retorika yang berkaitan dengan pengadilan, fokus pembicaraan pada masa
lalu yang berkaitan dengan keputusan pengadilan.
3)
Retorika Demonstratif
Retorika demonstratif
mengembangkan wacana yang dapat memuji atau menghujat. Retorika politik pada
umumnya menerapkan retorika ini untuk mempengaruhi khalayak.
• Orang-orang yang
membawa massa adalah orang-orang yang bisa dan mempunyai retorika, misalnya
berorasi di depan banyak massa.
Orang-orang yang
berorasi biasanya adalah orang-orang yang berilmu
•
Pidato
-
Pelaksanaan retorika
adalah pidato
-
Dengan pidato
dengan khalayak secara terbuka akan berkembang wacana publik dan berlangsung
proses persuasif
-
Melalui pidato
akan dapat terungkap adanya konflik dan kondensus
-
Pidati adalah
negosiasi dan dengan retorika politik akan tercipta masyarakat dengan negosiasi
yang terus berlangsung
•
Sistem persiapan
-
Menggunakan konsep,
teks/naskah
-
Menentukan inti/garis
besar yang akan dibicarakan
-
Menghapal konsep
secara persis
-
Tampil secara
spontan
•
Materi yang
menarik
-
Simpel
-
Berbobot
-
Dapat dimengerti
-
Aktual
-
Bernuansa baru
•
Manfaat retorika
-
Untuk membujuk/merayu
publik
-
Agar siap dalam
dunia kerja
-
Untuk melakukan
negosiasi