Minggu, 28 Agustus 2016



Wawasan Kampus Unesa
 
Di Universitas Negeri Surabaya terdapat 7 fakultas, diantaranya :
1.       Fakultas Teknik, dengan warna kebanggaan hijau
2.       Fakultas Matematika dan IPA, dengan warna kebanggaan merah
3.       Fakultas Ekonomi, dengan warna kebanggaan putih
4.       Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, dengan warna kebanggaan biru tua
5.       Fakultas Ilmu Keolahragaan, dengan warna kebanggaan biru muda
6.       Fakultas Bahasa dan Seni, dengan warna kebanggaankuning
7.       Fakultas Ilmu Pendidikan, dengan warna kebanggaan ungu
Universitas Negeri Surabaya terdapat di dua wilayah, yaitu di Ketintang dan di Lidah Wetan.
Uniersitas Negeri Surabaya memiliki beberapa gedung, diantaranya :

  • UPT Perpustakaan yang terletak di sebelah gedung BAAKPSI yang lengkap dengan referensi buku
  • LPPM yang menaungi kreatifitas mahasiswa dan pengabdian mahasiswa serta KKN
  • BAAKPSI yang menangani data administrasi mahasiswa
  • PPTI yang menangani masalah data online seperti KRS
  • PPM yang menjamin kurikulum yang dianut universitas

Terdapat beberapa organisasi mahasiswa (ORMAWA) yang ada di Unesa di setiap tingkatannya, diantaranya :

  • Tingkat jurusan : HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan)
  • Tingkat fakultas, di tingkat ini terbagi lagi menjadi eksekutif yaitu BEM-Fakultas dan legislatif yaitu DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa)
  • Tingkat universitas, di tingkat ini juga dibagi lagi menjadi eksekutif yaitu BEM-Universitas dan legislatif yaitu MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa)

Pimpinan yang ada di Unesa :

  1. Rektor                            : Prof. Dr. Warsono, M.S.
  2. Pembantu Rektor I          : Dr. Yuni Sri Rahayu, M.Si.
  3. Pembantu Rektor II        : Drs. Tri Wrahatnolo, M.Pd.,M.T.
  4. Pembantu Rektor III       : Dr. Ketut Praseto, M.S.
  5. Pembantu Rektor IV       : Prof. Dr. Djadjat Soepardjo, M.Litt.
Peran mahasiswa :
  •  Agent of change, yaitu mahasiswa dituntut untuk menjadi pelaku dari suatu perubahan yang lebih baik dengan sikap kritisnya.
  • Social control, yaitu mahasiswa harus mampu menumbuhkan rasa kepedulian sosial kepada masyarakat.
  • ·         Iron stock, yaitu mahasiswa diharapkan menjadi manusia-manusia tangguh yang memiliki kemampuan dan akhlak mulia yang nantinya dapat menggantikan generasi-generasi sebelumnya.


    Etika Komunikasi dan Retorika Komunikasi

    Etika berkomunikasi dan retorika berkomunikasi adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan
    Retorika komunikasi adalah seni untuk menyampaikan sesuatu
    Etika komunikasi berasal dari dua kata, yaitu :
         Etika, yaitu tingkah laku sebagai standart yang mengatur pergaulan manusia dalam kelompok sosial
            Komunikasi, yaitu bagian penting dari mempengaruhi orang lain untuk memperoleh apa yang kita inginkan
    Fungsi komunikasi :
              Mencapai pengertian satu sama lain
              Memberi kepercayaan
              Mengkoordinir tindakan
              Merencanakan strategi
              Melakukan pembagian perjanjian
     Contoh etika komunikasi :
    ·         Menggunakan kata dan kalimat yang baik menyesuaikan dengan lingkungan
    ·         Mudah dimengerti oleh lawan bicara
    ·         Menatap mata lawan bicara dengan lembut
    ·         Memberikan ekspresi wajah yang ramah dan murah senyum
    ·         Gunakan gerakan tubuh/gesture yang sopan dan wajar
    ·         Bertingkah laku yang baik dan ramah terhadap lawan bicara
    ·         Memakai pakaian yang rapi
    ·         Jangan mudah terpancing emosi lawan bicara
    ·         Menggunakan volume, nada, intonasi suara serta kecepatan bicara yang baik
    ·         Menggunakan komunikasi non verbal yang baik sesuai budaya yang berlaku
    Pentingnya etika komunikasi :
              Bisnis
              Politik
              Perusahaan
              Pelayanan publik
              Kehidupan sehari-hari
    Etika komunikasi terhadap dosen :
              Bertemu langsung : tersenyum, ramah, sopan santun
           Saat SMS : bahasa sopan dan jelas, bahasa singkat dan padat, ucapkan maaf dan terima kasih
          Melalui telefon : tahu waktu, ucapkan salam dan perkenalkan diri, sopan dan santun, hindari pertanyaan tidak penting

Sabtu, 27 Agustus 2016

Nama : Nadya Hidayatun

NIM : 16051204003

Prodi : S1-Teknik Informatika


Motivasi saya memilih jurusan teknik informatika adalah karena saya ingin mempelajari komputer lebih mendetail lagi. Di zaman sekarang bila tidak bisa mengoperasikan komputer, sangat disayangkan sekali. Selain itu, saya juga tertarik dengan sesuatu hal baru yang belum pernah saya pelajari. Karena saya dulu duduk di bangku SMA. Dan ketika itu pelajarn komputer tidak diajarkan.

Selanjutnya, motivasi saya memlih jurusan teknik informatika adalah karena prospek kerja jurusan ini sangat menjanjikan. Saat ini pertarungan di dunia kerja sangat sulit, untuk itu perlu mengasah kemampuan agar memiliki bekal di dunia kerja. Di dunia kerja, teknologi semakin canggih dengan adanya pemrograman. Oleh karena itu, saya juga bercita-cita sebagai proganmmer. Dan untuk mewujudkannya, saya kuliah di Unesa jurusan Teknik Informatika.

Sejarah TIF


Jurusan Teknik INFORMATIKA adalah satu dari Enam jurusan yang ada di selingkung  Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Jurusan Teknik  Informatika cikal bakalnya berasal dari jurursan Teknik Elektro pada Prodi D3 Manajemen Informatika dan S1 Pendidikan Teknologi nformasi, setelah proses pengajuan kepada DIKTI untuk pendirian jurusan Teknik  Informatika pada tahun 2012.
Latar belakang bagaimana munculnya Program Studi D3 Manajemen Informatika dan S1 Pendidikan Teknologi Informatika dalam Jurusan Teknik Elektro adalah sebagai berikut:
Pada awalnya masyarakat sangat mengharapkan dibukanya program studi berbasis IT karena pada saat itu (awal tahun 2000) sedang ada percepatan alih teknologi terutama teknologi informasi, serta industri sangat menunggu lulusan diploma berkompetensi bidang teknologi informasi. Sehingga mulailah dicangkokkannya kepeminatan teknik informatika pada program studi D3 Teknik Listrik.Jurusan Teknik Elektro untuk membuka program studi sendiri yang akhirnya turun pada tahun 2009 dengan nama program studi D3 Manajemen informatika. Ijin penyelenggaraan Program studi D3 Manajemen Informatika di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA adalah dengan SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 2955/D/T/2008 pada tanggal 4 September 2008. Kemudian dilanjutkan dengan SK dari Rektor Unesa dengan Nomor: 2238/UN38.I/PP/2012 perihal Perpanjangan Prodi dan Pengajuan Akreditasi kepada BAN-PT pada tanggal 19 April 2012.
Jurusan Teknik Elektro berusaha untuk mengajukan program studi baru bernama S1 Pendidikan Teknologi Informatika (S1 PTI) untuk mendukung pencapaian jumlah guru TIK yang mengajar di SMK sesui dengan Renstra Depdiknas 2005-2009, menuju pembangunan pendidikan nasional jangka panjang 2025 disebutkan bahwa target rasio jumlah SMA dan SMK tahun 2009 sebesar 60:40; tahun 2015 sebesar 50:50; tahun 2020 sebesar 40:60, dan tahun 2025 sebesar 30:70 (Depdiknas,2005). Ijin penyelenggaraan prodi berdasar SK pendirian 201/E/O/2012 tanggal  5 Juni 2012.